Daerah

Marak Pengetap BBM Bersubsidi, Petugas SPBU Klabang: Sudah Biasa, Tidak Ada Masalah

1175
×

Marak Pengetap BBM Bersubsidi, Petugas SPBU Klabang: Sudah Biasa, Tidak Ada Masalah

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BONDOWOSO – Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, nampaknya marak menjadi perburuan pengetap BBM yang sengaja membeli bensin dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kota tape, tepatnya di SPBU Pertamina 54.682.07 Klabang, Bondowoso, Jatim, pada Kamis, (14/12/2023).

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, terlihat para pengetap BBM senantiasa mondar-mandir melakukan pengisian bahan bakar ke tangki motornya.

Bahkan, selama kisaran waktu belasan menit, para pengetap BBM dapat melakukan pengisian BBM Pertalite sebanyak 3 kali ditengah konsumen lain yang sedang berjajar mengantri.

Aksi pengetap BBM yang meresahkan masyarakat itu, mirisnya lagi justru diaminkan oleh petugasnya SPBU nya sendiri.

“Hal itu sudah biasa Mas, Mau bagaimana lagi,” ucap Aliyanto, pengawas SPBU Klabang saat dikonfirmasi, Kamis, (14/12/2023).

Menurut Ali, sapaan akrab supervisor SPBU yang terletak di desa Besuk ini menyampaikan, bahwa tidak ada ketentuan pembatasan jumlah pembelian, walaupun pengisian itu dilakukan berulang kali oleh pengetap yang keluar masuk SPBU di area monitoring tanggungjawabnya.

“Tidak ada, tidak ada masalah,” tandasnya.

Bukan hanya itu, supervisor yang terindikasi menyalahgunakan aturan penjualannya itu juga mencatut nama pimpinan redaksi sebuah media online yang diduga hadir menjadi backingnya.

“Kita sudah koordinasi sama SB News (inisial nama media). Coba tanyakan sama mas AD (inisial nama orang). Disini, pegangannya mas AD. Ya untuk antisipasi masalah keamanan gitu loh Mas,” beber Ali lantang.

Sementara, pimpinan redaksi media online yang dia maksud, tidak membenarkan keterangan oknum pengawas SPBU Klabang. Bahkan, saat dikonfirmasi pihaknya justru mengelak pernyataan itu dan mengaku tidak tahu apa-apa.

“Itu selalu menggunakan nama saya Mas. Padahal saya nggak tahu apa-apa. Itu sering mengatasnamakan saya, ke semua wartawan. Padahal saya nggak tahu apa-apa. Nggak dapat jatah juga,” katanya

“Tulis saja, nggak apa-apa. Sikat saja sudah Mas. Saya nggak dapat jatah, nggak dapat apa-apa, malah menggunakan nama saya terus itu. Saya nggak merasa pernah pegang Pom,” tegas pimpinan redaksi media online tersebut.

BACA JUGA :   Tak Ada Kejelasan, Warga Terdampak Bendungan Cabean Todanan Resah

Laporan: Agung Ch