Tangerang Raya

Jalan Benteng Betawi Gelap Gulita, Keselamatan Pengendara Dipertaruhkan

22
×

Jalan Benteng Betawi Gelap Gulita, Keselamatan Pengendara Dipertaruhkan

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS TV, TANGERANG – Keluhan pengendara terkait minimnya penerangan jalan umum (PJU) di ruas Jalan Benteng Betawi, Kota Tangerang, kembali mencuat. Kondisi jalan yang gelap pada malam hingga dini hari dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan maupun tindak kriminalitas.

Pantauan di lokasi pada Senin (8/6/2026) menunjukkan sejumlah titik di Jalan Benteng Betawi nyaris tanpa penerangan memadai. Cahaya yang terlihat sebagian besar hanya berasal dari lampu kendaraan yang melintas. Situasi ini membuat jarak pandang pengendara sangat terbatas, terutama pada jam-jam rawan menjelang subuh.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat video lainya.

Seorang pengendara yang melintas mengaku harus ekstra waspada setiap kali melewati jalur tersebut.

“Kalau malam gelap sekali. Kita hanya mengandalkan lampu kendaraan. Kalau ada lubang jalan, kendaraan berhenti mendadak, atau pejalan kaki menyeberang, sangat berbahaya,” ujarnya.

Ironisnya, Jalan Benteng Betawi merupakan salah satu jalur vital yang menghubungkan kawasan Tanah Tinggi hingga Poris dan memiliki volume kendaraan cukup tinggi setiap hari. Sebelumnya, pemerintah bahkan telah melakukan berbagai perbaikan infrastruktur di ruas tersebut, termasuk penanganan kerusakan jalan akibat tingginya mobilitas kendaraan.

Namun, persoalan penerangan jalan tampaknya belum menjadi perhatian serius. Padahal, berdasarkan laporan Pemerintah Kota Tangerang, keluhan terkait lampu PJU padam merupakan salah satu aduan masyarakat yang cukup tinggi di berbagai wilayah kota.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan dan pemeliharaan fasilitas penerangan jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah maupun instansi terkait. Masyarakat menilai pembangunan infrastruktur tidak hanya sebatas memperbaiki badan jalan, tetapi juga harus menjamin keamanan pengguna jalan melalui penyediaan penerangan yang memadai.

Pengamat transportasi perkotaan menilai minimnya PJU dapat memicu berbagai dampak negatif, mulai dari meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas hingga potensi aksi kejahatan jalanan. Jalan yang gelap juga menyulitkan pengendara mengantisipasi kondisi jalan, termasuk kerusakan aspal, kendaraan mogok, maupun aktivitas warga di sekitar ruas jalan.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kota Tangerang, Dinas Perhubungan, serta instansi pengelola jalan untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap kondisi PJU di sepanjang Jalan Benteng Betawi. Jangan sampai perbaikan jalan yang telah menghabiskan anggaran publik justru kehilangan manfaat karena aspek keselamatan dasar seperti penerangan diabaikan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab minimnya penerangan jalan di sejumlah titik Jalan Benteng Betawi maupun langkah konkret yang akan dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, pertanyaannya sederhana: apakah pemerintah akan menunggu korban kecelakaan atau tindak kriminal terlebih dahulu sebelum bertindak. (Red)

BACA JUGA :   Sampah Menggunung di Depan RSUD Serpong Utara, Indikasi Pembiaran dan Ketimpangan Layanan Publik